Barca Tanpa Neymar Bagi Valverde Pasti Akan Berubah

Barca Tanpa Neymar Bagi Valverde Pasti Akan Berubah
Keputusan dari seorang pemain atas kepindahannya adalah hal yang tidak mudah untuk diterima. Demikian juga pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, mengatakan bahwa kehilangan Neymar adalah sebuah kehilangan yang besar untuk timnya. Kepergian pemain asal Brasil tersebut telah memberikan pengaruh pada konsep bermain Barca saat ini. Seperti yang kita tahu bahwa Neymar berniat untuk hengkang dari Barca pada bursa transfer musim panas lalu ke PSG setelah ditebus dengan harga 222 juta euro. Baik di Barcelona dan di PSG saat ini, Neymar adalah pemain andalan di lini depan yang memiliki kemampuan menggiring bola dan mencetak gol yang mumpuni.

Saat bergabung dengan Paris Saint Germain diketahui bahwa Neymar telah mengumpulkan 15 gol dari 15 pertandingan di Ligue 1. Namun demikian, bukan berarti Barca lantas krisis gol tanpa Neymar. Dan di bawah kendali Valverde, Barca terkesan bermain lebih disiplin. Mantan pelatih Athletic Bilbao tersebut tidak menampik anggapan tersebut.

Selain itu dirinya pun menyatakan jika seandainya Neymar masih berada di dalam skuatnya mungkin akan menerapkan gaya permainan berbeda. Tapi bagaimanapun, dengan komposisi pemain yang ada saat ini, Barca tetap mampu mencetak gol bahkan lebih disiplin dalam bermain.

“Kehilangan pemain berkualitas seperti Neymar terasa berat, tapi kami masih bisa mencetak gol. Barangkali sekarang ada pemain tertentu yang ada di sini yang tak akan terjadi jika ia masih ada di sni. Kami juga kembali mengatur di sisi pertahanan juga, tapi itu juga terjadi pada keseluruhan tim dan lini serang. Itulah cara kami melakukannya. Mungkin jika ia masih di sini kami akan melakukan hal yang berbeda,” pendapat yang diutarakan oleh Valverde saat wawancara menjelang laga dengan Alaves.

Posisi sekarang Barcelona ada di peringkat pertama klasemen La Liga dengan 54 poin pada pekan ke-20. Atletico Madrid di peringkat dua memiliki jarak 11 poin.

Goncalo Guedes Diharapkan Menjadi Hak Milik Valencia

Goncalo Guedes Diharapkan Menjadi Hak Milik Valencia
Apa yang menjadi keinginan dari sebuah tim jika mengetahui pemain yang dipinjamnya ternyata menghasilkan sesuatu yang positif bagi klub tentunya akan dipertahankan. Dan juga segala bujuk rayu pun dilakukan agar sang pemain tertarik untuk bergabung. Ini berkaitan dengan klub Valencia yang dikabarkan akan coba mempermanenkan status Goncalo Guedes dimana Guedes adalah striker yang tengah dipinjam dari Paris Saint Germain. Belum lagi kemampuan yang dimiliki oleh sang Goncalo Guedes dikabarkan mendapatkan julukan “The Next Ronaldo”. Dan jumlah tebusan yang ditawarkan bukanlah nilai yang terbilang sedikit. Valencia dikabarkan akan ditebus dengan harga yang mencapai 40 juta euro.

Goncalo Guedes adalah salah satu pemain PSG yang sedang menikmati perjalanan terbaik dalam karir profesionalnya di bawah asuhan Marcelino dan masih menjadi sosok vital dalam rencananya di atas lapangan, namun hingga kini belum ada kejelasan soal statusnya di akhir musim nanti. Akan tetapi menurut kabar yang beredar, Atletico Madrid juga tertarik dengan sang pemain dan bisa segera mengajukan penawaran. Belum lagi pihak Real Madrid pun dikabarkan tertarik dengan kemampuan yang dimiliki olehnya.

Untuk semua pinangan yang ditawarkan Guedes sendiri sebelumnya sempat memberikan angin segar pada Madrid dengan mengatakan Cristiano Ronaldo sebagai pemain favoritnya.

“Saya tak punya idola tertentu, namun mengingat saya orang Portugal, ada pemain yang melambangkan kami semua, dan itu Cristiano Ronaldo. Dia figur penting untuk saya. Saya ingat hari pertama saya bertemu dengannya di timnas. Dia sangat baik pada saya. Sebelumnya, saya hanya melihat Cristiano di TV dan sekarang dia jadi rekan saya di ruang ganti.” ujarya penuh kebanggaan atas kerja sama yang bisa dijalin dengan idolanya tersebut.

Thibaut Courtois Tidak Sabar Tunggu Panggilan Zinedine Zidane

Thibaut Courtois Tidak Sabar Tunggu Panggilan Zinedine Zidane
Rasa gelisah mungkin yang sedang dirasakan oleh Thibaut Courtois. Tentu saja hal ini menyangkut transfer pemain yang didambakan oleh dirinya. Sebagai penjaga gawang Chelsea, Thibaut Courtois, dirinya dikabarkan tengah menanti panggilan dari bos Real Madrid, Zinedine Zidane, terkait potensi kepindahannya ke raksasa Spanyol itu. Semua itu tentu saja berdasarkan apa yang menjadi pengalaman yang ada pada dirinya serta kemampuan yang dimilikinya telah memenuhi syarat untuk bergabung dengan tim yang hebat selevel Real Madrid.

Selain itu keinginan dirinya untuk hengkang ke Madrid adalah karena Thibaut Courtois mengetahui bahwa kontraknya akan habis di tahun 2019 ini sudah lama dikaitkan dengan sang juara bertahan Liga Champions terkait ketidakpastian soal masa depannya di Stamford Bridge. Ada juga yang memberikan informasi bahwa pihak Thibaut Courtois diperkirakan akan membuka negosiasi dengan Real Madrid begitu pemain Belgia tersebut menerima lampu hijau dari Zinedine Zidane.

Tentu saja banyak pemain yang mengharapkan dapat bekerja sama dengan klub sehebat Real Madrid. Dan bukan hanya itu, mereka pun memiliki standard pemain yang dianggap melebihi level yang lain pada umumnya. Hal ini memang diperlukan untuk klub sebesar Madrid mengingat mereka adalah klub yang selalu menjaga popularitas.

Akan tetapi ada juga yang mengatakan bahwa kegagalan Real Madrid merekrut penjaga gawang Athletic Bilbao, Kepa Arrizabalaga sehingga ini membuat Thibaut Courtois menjadi prioritas bagi Los Blancos di bursa transfer Januari.

Courthois adalah pria 25 tahun sebelumnya mengakui bahwa keluarganya, yang tinggal di Spanyol, merupakan faktor utama yang akan membuatnya mempertimbangkan posisinya di London Barat. Selin itu juga Courtois sempat bermain beberapa musim di Atletico Madrid sebagai pemain pinjaman sebelum kemudian menjadi kiper utama di Chelsea.

Messi Tetap Dukung Mantan Rekan Satu Timnya Arda, Mascherano Dan Rafinha

Messi Tetap Dukung Mantan Rekan Satu Timnya Arda, Mascherano Dan Rafinha
Kepergian seorang sahabat dan juga rekan kerja satu tim tentu akan memberikan kesan yang sangat mendalam. Bukan hal mudah untuk segera beradapatsi dengan kondisi yang akan berubah. Kondisi ini yang sekarang sedang dialami oleh bintang Barcelona, Lionel Messi tidak mampu menyembunyikan kesedihannya saat ditinggalkan oleh rekan setimnya Javier Mascherano. Dan melalui akun instagramnya, Lionel Messi mendoakan agar sang gelandang sukses di fase baru karirnya.

Secara resmi pada hari Rabu kemarin (24/1) pihak Barcelona resmi mengumumkan kepergian Javier Mascherano dari klub. Gelandang 33 tahun itu memutuskan untuk meninggalkan Camp Nou setelah kurang lebih 8 tahun berkarir di sana. Javier Mascherano sendiri merupakan pemain Barcelona ketiga yang meninggalkan Camp Nou. Sebelumnya ada nama Rafinha yang dipinjamkan ke Inter Milan dan Arda Turan yang dipinjamkan ke Turki.

Namun secara tegas Lionel Messi pun memberikan dukungan yang sangat sportif atas kepindahan rekan satu tim nya itu. Selanjutnya untuk menanggapi kepergian ketiga pemain ini maka Lionel Messi melalui akun instagramnya memberikan salam perpisahan kepada ketiganya, terutama untuk Javier Mascherano.

“Arda, semoga beruntung dalam tantangan barumu di di negaramu. Saya yakin kamu akan meraih kesuksesan di sana. Rafinha, aku juga mendoakanmu meraih kesuksesan di Italia. Kami akan selalu memantaumu. Dan untukmu Masche, setelah kita melewatkan banyak melewatkan pertandingan dan momen bersama, ada banyak kata yang ingin saya ucapkan kepadamu. Kamu tahu aku akan sangat merindukanmu. Akan sangat aneh ketika aku masuk ke ruang ganti dan tidak ada kau yang duduk di sampingku. Namun kita akan saling berjumpa lagi di Tim nasional segera. Peluk hangat untuk kalian bertiga, saya berdoa semoga kalian sukses.” demikian curahan Messi.

Sikap Keras Kepala Zidane Yang Dianggap Seperti Hitler

Sikap Keras Kepala Zidane Yang Dianggap Seperti Hitler
Tentu saja sikap yang tidak mau menerima pendapat lain dari pihak management akan dianggap sulit untuk bekerja sama. Hal itu bisa saja membuat hubungan yang tidak harmonis antara pelatih dengan pemain, pemain dengan pemain atau pun pelatih dengan petinggi klub. Ini juga berkaitan dengan masalah yang memimpa Zidane. Sebuah opini keras ditunjukkan Marca terhadap pelatih Real Madrid Zinedine Zidane. Marca mempermasalahkan sikap keras kepala Zidane sepanjang musim ini yang hanya mau percaya kepada pemain-pemain kesayangannya.

Seperti yang kita ketahui bahwa sejak bursa transfer musim panas lalu, Zidane sudah menunjukkan sikap yang cukup tegas. Zidane sudah menetapkan starting XI Madrid dan tidak akan mau menggantinya apa pun yang terjadi. Dan yang paling memukul Madrid mungkin adalah keputusan Zidane yang sama sekali tidak mau menepikan Benzema meski penyerang asal prancis itu kinerjanya sangat buruk sepanjang musim ini. Benzema hanya mencetak dua gol sebelum akhirnya cedera.

Hali ini juga lah yang membuat opini bahwa Zidane sudah tidak peduli lagi dengan pendapat pihak lain dan hanya percaya kepada para pemain yang disayanginya. Zidane sampai tidak mampu melihat bahwa para pemain yang ia istimewakan itu kinerjanya sangat buruk.

Belum lagi rasa sakit hati bagi pendukung Madrid mungkin adalah para pemain yang dijual Madrid karena kalah bersaing dengan Benzema justru bersinar di klub baru masing-masing. Kinerja Mariano Diaz, Alvaro Morata, dan James Rodriguez jauh lebih bagus dibanding Benzema dan Ronaldo, jika ukurannya adalah di liga domestik.

Sehubungan dengan hal itu terlihat jelas dalam tweet mereka, dimana Marca menyebut keras kepalanya Zidane itu sudah seperti Hitler. Zidane percaya buta kepada para pemain seperti Hitler percaya buta kepada Luftwaffe, alias angkatan udara Jerman era Nazi pada perang dunia kedua. Pada intinya, Hitler percaya Luftwaffe tidak terkalahkan dan pada akhirnya kalah dari Sekutu.