Martinez Lega Belgia Kalahkan Jepang

Martinez Lega Belgia Kalahkan Jepang

Martinez Lega Belgia Kalahkan Jepang
Pada akhirnya timnas Belgia sukses menunaikan tugas pertama mereka di Piala Dunia 2018 Rusia, yakni dengan lolos ke 16 besar. Meski demikian, perjuangan yang sesungguhnya baru akan dimulai, sebagai lawan pertama Belgia di fase gugur adalah Jepang, dipertandingkan Selasa (3/7) dini hari WIB mendatang.

Kondisi pertandingan yang dilalui oleh timnas Belgia diakui sang pelatih Belgia, Roberto Martinez menyadari bahwa timnas Jepang bukanlah lawan mudah. Meskipun kualitas kebolehan olah bola para pemain Jepang masih sedikit di bawah pemain-pemain Eropa, tetapi dia menyebut Jepang punya senjata lain yang tak kalah kuat, yakni kegigihan mental.

Sebagaimana kita tahu bahwa Roberto Martinez sudah pernah memimpin Belgia melawan Jepang pada November 2017 silam, Belgia menang satu gol. Kala itu Jepang masih dilatih Vahid HalilHodzic, yang kemudian digantikan Akira Nishino. Bagi Martinez, pergantian pelatih ini tak berarti besar pada gaya bermain Jepang.

“Kami sudah memainkan pertandingan yang sangat menarik di Bruges tidak begitu lama lalu. Memang ada pergantian pelatih tetapi tidak banyak pergantian dalam skuat,” ujar Martinez.

Selain itu juga Martinez sudah sangat siap menghadapi permainan Jepang yang mengandalkan semangat juang tinggi. Dia percaya Jepang adalah tim yang terkoordinasi dengan baik dan kompetitif.

“Mereka menerapkan koordinasi dengan sangat baik, teknik dinamis, sepak bola Jepang sangat kuat dan kami menantikan tim yang sungguh kompetitif. Tidak akan ada kejutan besar.” jelas Martinez.

Untuk periode sekarang timnas Belgia berada di paruh skema fase gugur yang cukup sulit. Jika menang atas Jepang, mereka akan menghadapi pemenang laga Brasil kontra Meksiko, dua tim Amerika Selatan yang terkuat sejauh ini.

“Untuk meraih kesuksesan di Piala Dunia bukanlah soal melawan tim yang bisa memberikan anda jalan mudah lolos ke babak berikutnya. Saya pikir anda tidak bisa sukses di Piala Dunia melalui jalan mudah. Kami memahaminya di Euro dua tahun lalu,” tutupnya.

Leave a Reply

%d bloggers like this: