Pasukan Didier Deschamps Belajar Dari Kekalahan

Pasukan Didier Deschamps Belajar Dari Kekalahan

Pasukan Didier Deschamps Belajar Dari Kekalahan
Kekalahan tidak selamanya akan meninggalkan keburukan, jika kita bisa bangkit dari kekalahan maka itulah yang dikatakan mau berjuang sampai titik darah penghabisan. Tidak mudah memang menerima kekalahan, semua pemain haruslah bijak dalam menghadapi hal itu. Bahkan mereka juga dituntut untuk tetap bermain dengan hebat walaupun setelah kalah. Demikian juga yang diutarakan oleh pelatih Prancis, Didier Deschamps menyatakan timnya belajar banyak dari kekalahan 2-3 yang didapat dari Kolombia dalam laga persahabatan internasional di Stade de France dini hari tadi.

Dalam laga ini, Prancis sejatinya unggul dua gol lebih dulu lewat aksi Olivier Giroud dan Thomas Lemar. Namun Les Bleus dipaksa menderita kekalahan usai tim tamu membalikkan keadaan berkat gol Luis Muriel, Radamel Falcao dan penalti Juan Quintero.

Deschamps pun dibikin gregetan oleh ketidakmampuan anak asuhnya untuk melakukan serangan berbahaya setelah unggul dua gol. Karena itu Deschamps menyebut timnya harus belajar cara menyerang dari Kolombia.

“Kami memiliki banyak masalah. Mereka melakukan serangan lebih banyak, dan kami tidak melakukan sama sekali. Kami kehilangan bola dan membuat mereka kembali ke permainan. Kolombia memberikan pelajaran pada kami soal menyerang. Beberapa kali kami terlihat angkuh. Ini tak membuat saya senang, terutama apa yang saya lihat di babak kedua. Kami akan membicarakan masalah ini lebih jauh,” ungkap Didier Deschamps atas performa yang dilakukan pasukannya kemarin.

“Kami tak memenuhi tuntutan di level tertinggi. Kami tak punya alasan. Ini adalah laga yang berakhir dengan kekalahan di kandang, dan ini tak pernah menyenangkan,” tandasnya.

Setelah nanti melawan Kolombia, Prancis akan menghadapi kekuatan negara tuan rumah Piala Dunia 2018, Rusia di St Petersburg pada pekan depan.

Leave a Reply

%d bloggers like this: