Goretzka Mantap Pindah Ke Munchen

Goretzka Mantap Pindah Ke Munchen
Memutuskan pindah tentu saja bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi Leon Goretzka merasa jika keputusan bergabung dengan Bayern Munchen sudah tepat. Meskipun, pada prosesnya dia harus menolak tawaran dari klub lain seperti Barcelona. Diketahui bahwa sejatinya Goretzka menjadi incaran banyak klub pada bursa transfer bulan Januari tahun 2018 lalu. Liverpool dan Chelsea dikabarkan juga ingin mendapatkan servis pemain asal Jerman.

Pada akhirnya Goretzka lebih memilih bergabung ke Bayern saat pindah dari FC Schalke. Tak ada penyesalan dalam benak Goretzka ketika menolak tawaran-tawaran yang masuk. Goretzka pun kini fokus untuk menata karir barunya di Bayern. Dia siap bersaing untuk mendapatkan satu posisi di lini tengah. Goretzka juga siap jika harus dimainkan di banyak posisi oleh pelatih Niko Kovac.

Sementara itu diketahui jika pihak Bayern mendapatkan servis Goretzka dengan cuma-cuma. Sebab, pemain 23 tahun tidak memperpanjang kontrak di Scahlke pada bulan Januari. Bagi Goretzka, pindah ke Bayern adalah pilihan yang tepat dan tidak menyesal menolak klub lain.

“Bermain untuk Bayern adalah sebuah kehormatan, tentu saja. Saya memiliki beberapa pilihan dan mengambil waktu cukup lama sebelum membuat keputusan. Saya yakin jika pilihan yang saya buat tidak salah. Bayern adalah pilihan terbaik,” kata Goretzka.

Selanjutnya Goretzka pun menyadari jika dirinya akan menjalani persaingan yang sengit di Bayern. Di posisi gelandang, Bayern punya James Rodriguez, Arturo Vidal hingga Thiago. Stok pemain di posisi winger pun tidak kalah melimpahnya. Oleh karena itu, Goretzka siap bermain di semua posisi yang dibutuhkan Bayern demi bisa mendapatkan kesempatan bermain yang cukup.

“Saya melihat diri saya sebagai pemain nomor delapan. Tapi, saya bisa bermain fleksibel. Saya siap bermain di posisi yang berbeda. Saya punya kesan yang baik dengan pelatih,” tegas Goretzka.

Kesedihan Mina Harus Kalah Dari Inggris

Kesedihan Mina Harus Kalah Dari Inggris
Kalah dari timnas Inggris tentu saja menyisakan kesedihan yang mendalam bagi timnas Kolombia. Termasuk salah satunya pemain andala mereka yaitu bek Timnas Kolombia, Yerry Mina. Mina terlihat tidak mampu menyembunyikan kesedihannya setelah Timnas Kolombia tersingkir dari Piala Dunia 2018. Hal ini dikarenakan Mina menilai timnya seharusnya lebih layak lolos ke babak perempat final ketimbang Timnas Inggris.

Sebagaimana yang kita tahu pada pertandingan babak 16 besar dini hari tadi, Kolombia menunjukan semangat pantang menyerah. Sempat tertinggal 1-0 lebih dahulu, mereka berhasil memaksa Inggris melakoni babak tambahan setelah Yerry Mina berhasil menanduk bola ke gawang Jordan Pickford. Akan tetapi perjuangan tanpa kenal lelah timnas Kolombia itu harus terhenti di babak adu penalti. Dimana dua eksekusi penalti terakhir Kolombia mengenai tiang dan ditepis oleh sang kiper Inggris Jordan Pickford sehingga mereka harus angkat koper.

“Ini adalah pukulan yang sangat keras,” ungkap Mina sedih.

Mina juga menilai semua usaha Kolombia pada laga itu membuat mereka seharusnya lebih layak lolos ke babak 16 besar Piala DUnia.

“Kami sama sekali tidak pantas kalah pada pertandingan tadi. Kami berusaha lebih keras daripada Inggris dan sangat disayangkan kami tidak berhasil membunuh pertandingan sebelum memasuki babak adu penalti.” jelas Mina.

Selanjutnya Mina menilai kekalahan timnya ini hanya dikarenakan dewi Fortuna masih belum berpihak kepada mereka.

“Kekalahan ini benar-benar melukai seluruh tim ini. Saya berterima kasih kepada Tuhan karena ia mengijinkan saya mencetak gol lagi pada laga ini. Gol ini adalah gol yang penting bagi negara saya, dan saya pikir kami seharusnya bisa menang di babak tambahan waktu.” tambahnya.

Menghadapi Piala Dunia 2018 Yerry Mina bisa dikatakan telah tampil impresif untuk timnas Kolombia. Dirinya sejauh ini mencetak 3 gol dan merupakan salah satu catatan terbaik yang dimiliki seorang pemain bertahan di Piala Dunia 2018.

James Rodriguez Siap Hadapi Tim Harry Kane

James Rodriguez Siap Hadapi Tim Harry Kane
Jika para pemain mengalami cedera maka dengan sigap tim medis dan juga pihak yang terkait berusaha untuk segera memberikan klarifikasi. Ini juga terjadi pada Federasi Sepakbola Kolombia [FCF] yang memberikan kepastian bahwa kondisi cedera James Rodriguez tidak terlalu parah. James siap untuk pertandingan babak 16 Besar Piala Dunia 2018 melawan Inggris.

Babak selanjutnya bagi Kolombia adalah akan berhadapan dengan timnas Inggris pada hari Rabu (4/7/2018) dini hari WIB di Otkrytiye Arena. James sempat diragukan bisa tampil pada pertandingan ini karena cedera. Sementara James mendapatkan cedera saat Kolombia meraih kemenangan dengan skor 1-0 di laga melawan Senegal. Pada laga terakhir di fase grup tersebut, James hanya bermain selama 30 menit dan kemudian meninggalkan lapangan.

Pada saat terlihat James meninggalkan lapangan di laga melawan Kolombia, muncul rasa khawatir jika pemain asal Bayern Munchen itu tidak bisa tampil di babak 16 Besar. James mengalami cedera hamstring.
Akan tetapi pihak FCF memastikan cedera yang dialami James masuk kategori cedera ringan dan tetap bisa bermain melawan Inggris.

“James telah menjalani pemindaian yang menunjukkan bahwa dia hanya mengalami edema ringan (pembengkakan akibat akumulasi cairan) di kaki kanannya tapi tidak ada robekan,” tulis FCF.

Jose Pekerman juga sempat khawatir tidak bisa memainkan James di laga melawan Inggris. Pekerman begitu gelisah ketika mengetahui peraih sepatu emas Piala Dunia 2010 tersebut cedera.

“Saya sangat-sangat khawatir. Cedera yang dialami James membuat situasi tim kami menjadi sangat berat. Saya sebenarnya tak mau membicarakan hal ini di konferensi pers. Jika saya melakukannya, ada resiko saya menutupi semua yang terjadi (kemenangan dan sukses lolos). Tapi bisa saya pastikan bahwa situasi ini membuat kami tidak nyaman.” jelas Pekerman.

Kekhawatiran ini dikarenakan sosok James selama ini punya peran yang begitu krusial bagi permainan Los Cafeteros. James bukan pemain biasa, karena dia adalah kapten tim. James juga punya kontribusi ofensif yang bagus untuk Kolombia. Pemain berusia 26 tahun sejauh ini telah memberikan dua assist dari 152 menit penampilan di Piala Dunia 2018.

James Harapkan Kerja Keras Bayern Munchen

James Harapkan Kerja Keras Bayern Munchen
Tidak larut atas hasil pertandingan sebelumnya memang harus selalu menjadi pedoman bagi para pemain. Masih ada laga yang menanti di depan setelah laga sebelumnya selesai. Demikian yang diharapkan oleh gelandang Bayern Munchen, James Rodriguez agar rekan-rekannya untuk tetap fokus di laga melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu nanti. Sebab menurutnya, semua pertandingan di markas Los Merengues tersebut selalu berat. Seperti yang kita tahu bahwa James berperan dalam gol yang diciptakan oleh Joshua Kimmich pada menit ke-27. Walaupun gol tersebut tidak bisa menyelamatkan Die Roten dari kekalahan setelah Marcelo dan Marco Asensio sukses membalikkan keadaan.

Pada akhirnya karena kekalahan 1-2 itulah maka pasukan Jupp Heynckes tersebut harus mati-matian untuk meraih kemenangan di leg kedua nanti. Jika ingin lolos ke babak final, Die Roten harus bisa menang dengan skor 2-0. Tentu ini adalah kerja keras yang harus dibuktikan pada saat laga nanti.

Karena target yang dirasa berat maka James meminta timnya untuk mempertahankan fokusnya di laga tersebut. Sebab baginya, di Santiago Bernabeu, tidak ada laga yang bisa dimenangkan dengan mudah.

“Semua pertandingan di Bernabeu berat. Kami harus fokus di pertandingan itu. Selain itu, kami harus mengambil keuntungan dari setiap kesempatan yang didapatkan,” kata James tegas.

Untuk tahap berikutnya sesuai jadwal yang sudah ada nantinya Robert Lewandowski dkk akan menjalani laga lanjutan Bundesliga melawan Eintracht Frankfurt di akhir pekan nanti. Laga ini sendiri tidak berarti banyak untuk Die Roten, sebab mereka telah dipastikan menjuarai kompetisi tertinggi Jerman tersebut. Walaupun dirasa mudah meraih kemenangan tersebut namun tetap diharapkan untuk bersiap atas segala kemungkinan yang tidak terduga akan terjadi.